Cara Diet dalam Islam

Memiliki tubuh yang ideal adalah hal yang di iimpikan oleh semua orang karena dengan tubuh yang ideal, kesehatan akan lebih terjaga. Selain dapat menjaga kesehatan, tubuh ideal adalah salah satu kriteria untuk menunjang kepercayaan diri dalam hal penampilan. Seseorang yang memiliki tubuh ideal akan terlihat lebih menarik dan berkharisma dari pada seseorang yang memiliki boboh tubuh terlalu gemuk atau terlalu kurus.

Di jaman yang serba canggih dan serba instan ini, banyak orang mengeluhkan tubuhnya terlalu gemuk bahkan sampai kesulitan mencari pakaian di toko atau pasar pada umumnya. Mereka harus membuat pakaian sendiri karena ukurannya terlalu besar. Padahal dengan ukuran tubuh yang terlalu gemuk dapat berakibat fatal bagi kesehatan, bahkan bisa sampai menyebabkan sakit jantung dan sesak napas. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknya makanan cepat saji dan tidak sehat yang beredar di masyarakat, salah satu contohnya adalah seperti mie instan yang pembuatannya sangat praktis dengan rasa yang enak dan porsi yang mengenyangkan. Bahkan mungkin beberapa orang lebih banyak mengkonsumsi mie instan dari pada nasi, lauk, sayur buah-buahan sebagai makanan pokoknya. Belum lagi jajanan fast food lainnya. Terlebih jika orang tersebut malas berolahraga maka tak heran jika banyak orang memiliki berat badan berlebih karena pola hidup yang tidak sehat dan tidak seimbang.

Kondisi ini menjadikan banyak orang rela berdiet dengan berbagai cara dan berbagai harga. Namun kerap kali mereka salah menerapkan program diet dan justru menambah permasalahan lain bagi tubuhnya, misalnya diet yang terlalu ketat sehingga menyebabkan kurang nutrisi atau bahkan sampai anoreksia.

Islam menganjurkan kesehatan dan postur ideal untuk tubuh, namun Islam juga tidak membenarkan jika cara diet yang dilakukan terlalu berlebihan apalagi menggunakan bahan-bahan yang haram. 

Untuk itu akan dibahas dalam artikel ini mengenai cara diet yang aman dan tepat menurut Islam.
  • Niatkan Hanya Karena Allah Subhana Hua Ta’ala
Luruskanlah niat sebelum melakukan diet. Niatkan hanya kepada Allah subhna hua ta’ala karena dengan berdiet dan memiliki tubuh ideal akan membuat tubuh kita lebih sehat dan jauh dari berbagai macam penyakit. Selain itu pola makan kita juga akan lebih terjaga baik waktunya maupun kuantitas makanan yang dikonsumsinya menjadi sesuai dengan kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan. Atau mungkin bisa juga diniatkan berdiet untuk menyenangkan hati suami sehingga akan menjadi pahala tersendiri bagi kita para istri sholehah.
  • Melaksanakan Puasa Wajib dan Sunah
Puasa wajib adalah ibadah puasa yang dilakukan saat datangnya bulan ramadhan. Sedangkan puasa sunah adalah ibadah puasa yang dilakukan dihari-hari tertentu seperti puasa senin dan kamis maupun puasa daud. Namun jangan pernah menitik beratkan niat ibadah puasa hanya untuk menurunkan berat badan. Niatkanlah murni karena Allah subhana hua ta’ala. 

Puasa adalah cara terefektif untuk mengatur pola makan dan sebagai treatment untuk mengistirahatkan organ pencernaan kita sehingga setidaknya dengan berpuasa tumpukan lemak-lemak penyebab kelebihan berat badan dapat kita minimalisir. Tentunya menu untuk berbuka dan sahur juga harus diperhatikan nilai gizi dan takarannya.
  • Melaksanakan Salat Wajib dan Salat Sunah
Sholat adalah cara beribadah umat muslim kepada sang Maha Pencipta, yakni Allah subhana hua Ta’ala. Langkah-langkah atau tata cara dalam melakukan shalat dilakukan dengan gerakan-gerakan seperti berdiri, ruku, dan sujud yang memiliki khasiat tersendiri bagi kesehatan tubuh. Di antaranya adalah seperti melancarkan peredaran darah dan membuat seluruh tubuh ikut bergerak sehingga lemak-lemak yang bertumpuk dalam tubuh akan terkikis sedikit demi sedikit dari gerakan shalat yang kita lakukan. 
  •  Makan Secukupnya
Makan dengan porsi yang terlalu banyak tentu akan membuat berat badan kita menjadi tidak terkontrol. Oleh karena itu makanlah makanan secukupnya saja, jangan berlebihan karena islam sendiripun tidak menyukai hal-hal yang berlebihan. Bahkan dalam Islam sendiri menganjurkan untuk makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Karena ketika lapar kita akan cenderung makan dalam jumlah yang banyak, begitupun jika makan harus menunggu sampai perut terasa kenyang terlebih dahulu sebelum berhenti. Padahal bagian perut kita tidak hanya harus menmpung makanan saja, tapi harus disisakan untuk menampung air beserta udara untuk mencerna makanan dan memfungsikan organ tubuh lainnya.

Mengenai hal ini, Allah berfirman dalam Alquran surat Al-Araf ayat 31 yang artinya:

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.” (Q.S. Al-A’raf: 31)

Kemudian Sebuah hadis mengisahkan tentang tauladan dari pola makan Rasullulah saw.

“Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya. Kalau dia harus mengisinya, sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernapas.” (H.R. Turmudzi, Ibnu Majah, dan Muslim)
  • Memakan Makanan Halal Dan Sehat
Kebutuhan makan bagi tubuh kita bukan hanya terletak dari jumlah makanan yang kita lahap sehari-hari, akan tetapi juga dari nilai gizi yang terkandung di dalamnya. Terlebih dari pada itu, kehalallan makanan juga sangat penting karena dari makanan yang halal maka insya Allah tubuh akan lebih sehat dan bugar meskipun makanan yang di konsumsi tidak mewah dan tidak banyak jumlahnya. 

Dalam surat an-Nahl ayat 114 Allah berfirman tentang perintah untuk mengkonsumsi makanan halal.

Makanlah makanan yang halal lagi baik dari yang Allah telah rezekikan kepadamu dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.” (Q.S. An Nahl: 114)
  • Cukupi Kebutuhan Minum Air Putih
Air putih adalah kebutuhan primer bagi tubuh, bukan teh, bukan kopi, terlebih minuman keras. Oleh karena itu perbaikilah kebiasaan minum air putih agar tubuh lebih sehat. Karena air putih yang kita konsumsi akan sangat membantu proses pengeluaran racun dari tubuh. 
  • Tidak Tidur Setelah Makan Berat
Kebiasan buruk yang sering kali dilakukan oleh manusia adalah tidur setelah melahap banyak makanan. Hal ini memang saling berkaitan saat kelaparan kita akan makan dengan jumlah yang lebih banyak karena perut menuntut diisi hingga penuh atau kenyang, namun kemudian akibatnya adalah perut menjadi terlalu kenyang dan mata berat atau mengantuk, lalu seterusnya adalah setan yang membujuk untuk istirahat dan tidur.

Tidur setelah makan akan menyebabkan perut menjadi buncit dan tubuh menjadi lebih gendut. 
  • Memohon Doa Kepada Allah Subhana Hua Ta’ala
Ikhtiar dan doa adalah dua hal yang tak boleh dipisahkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam hal berdiet doa adalah hal terpenting yang harus dipanjatkan kepada Allah.

Tidak ada doa khusus untuk diet atau menurunkan badan, namun kita bisa memohon langsung kepada Allah dengan bahasa kita sendiri. Karena Allah maha mendengar dan Allah maha memahami semua bahasa hamba-Nya jadi tidak perlu khawatir Allah tidak paham dengan doa kita walaupun doa yang kita panjatkan tidak menggunakan bahasa Arab. 

Demikianlah artikel mengenai cara diet menurut Islam ini. Semoga informasi dalam artikel ini dapat memberikan informasi positif bagi pembaca sekalian. Amin.




Materi Terkait:



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel