PENGGUNAAN KATA HAVE, HAS, DAN HAD DALAM BAHASA INGGRIS


Terdapat banyak sekali variasi penggunaan have, has, dan had dalam kalimat bahasa inggris, tentu anda sendiri sebagai pelaku yang aktif dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris akan sering menemuinya. Hal ini wajar, karena have, has, dan had merupakan komponen penting dalam tata bahasa inggris. Have, has, dan had merupakan salah satu primary auxiliary verb, primary auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang tidak punya arti tetapi membantu dalam pembentukan karakter tenses. Jadi tidak heran jika anda sering sekali menemui kata primary auxiliary verb yang satu ini.

Have, has, had merupakan kata kerja bantu, walaupun istilahnya adalah kata kerja bantu, namun kata tersebut tetap saja merupakan kata kerja (verb) sehingga memiliki perubahan sesuai dengan verb form yang ada, have dan has merupakan verb1 yang di bedakan ke dalam bare invinitive (have) dan additional infinitive (has) yang mana penggunaannya nanti akan mempengaruhi/dipengaruhi oleh subjek , sedangkan had merupakan verb2 dan verb3 (irregular verb – perubahan tak beraturan), serta perubahan verb + ing yang akan menjadi having.

Pada dasarnya kata have, has, dan had di bedakan ke dalam tiga penggunaan, yaitu penggunaan berdasarkan subjeknya, berdasarkan fungsinya, dan penggunaan berdasarkan fungsi tenses. Coba perhatikan penjelasan di bawah ini.

Penggunaan Kata Have, Has, dan Had berdasarkan subjeknya
Tidak semua subjek dapat menggunakan have, begitu juga sebaliknya tidak semua subjek dapat menggunakan has, namun untuk kata had dapat di gunakan oleh semua subjek. Jadi khusus untuk kata had, anda tidak perlu risau membedakan mana subjek yang dapat menggunakan dan mana subjek yang tidak dapat menggunakannya. Subjek sendiri dapat berupa noun, pronoun, ataupun noun phrase.

Penggunaan Kata Have, Has, Dan Had Berdasarkan Fungsinya
1. Fungsi kepemilikan, di gunakan untuk menunjukkan suatu kepemilikan.
Contoh :
I have much money. (Saya punya banyak uang)
She doesn't have money at all. (Dia tidak punya uang sama sekali.)

2. Fungsi keharusan, penggunaan fungsi ini seperti halnya penggunaan kata must yang berarti harus. Untuk menggunakan fungsi ini, maka harus di ikuti dengan to.
Contoh :
I have study. (Saya harus belajar dengan giat.)
I don’t have study hard. (Saya tidak harus belajar dengan giat.)
3. Fungsi menyuruh, menunjukkan suatu perintah.
Contoh :
My father has me study hard. (Ayahku menyuruh saya untuk belajar dengan giat.)
I have my room repaired. (Saya memperbaikkan kamarku.) – menyuruh orang lain untuk membersihkan kamar.
4. Fungsi melakukan.
Contoh :
I was having lunch when the robbery happened. (Saya sedang makan siang ketika perampokan terjadi.)
I was having dinner when the robbery happened. (Saya sedang makan malam ketika perampokan terjadi.)
5. Fungsi saran/anjuran, fungsi ini hanya untuk had saja. Penggunaannya harus di ikuti dengan kata better yang akan bermakna seharusnya/sebaiknya.
contoh:
Your score was very terrible. You had better study hard if you want to pass the exam! (Nilai kamu sangat buruk sekali. Kamu sebaiknya/seharusnya belajar dengan giat jika ingin lulus ujian!)
Your friends had better apologize to Mr. Tom, or he will not give them the score. (Teman-temanmu sebaiknya minta maaf kepada Tuan Tom, atau dia tidak akan memberi mereka nilai.)

Penggunaan Kata Have, Has, dan Had Berdasarkan Tenses
Ada beberapa tenses yang menjadikan have, has, dan had sebagai bagian dari rumus tenses tersebut. Tenses yang menggunakan have, has, dan had sebagai bagian dari rumusnya adalah present perfect tense, present perfect continuous tense, past perfect tense, past perfect continuous tense, future perfect tense, future perfect continuous tense, past future perfect tense, dan past future perfect continuous tense. Rumus-rumus dari tenses yang di sebutkan tersebut adalah sebagai berikut:
Jika dalam rumus di atas di tuliskan “have/has” maka penggunaannya tergantung dengan subjek, namun jika tidak di tulis demikian maka tidak tergantung dengan subjeknya, jika dalam rumus hanya di tulis “have” maka apapun subjeknya tetap menggunakan have. Untuk melihat contoh penggunaan have, has, dan had dalam tenses, dapat anda simak pada materi yang telah saya berikan sebelumnya (lihat menu di atas).

Sumber : belajarbahasainggrisonline-gratis



Materi Terkait:



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel