10 Waktu Doa yang Mustajab di Bulan Ramadhan


Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Keistimewaan Ramadhan menjadi kerinduan tersendiri bagi umat Islam di seluruh dunia. Malam Lailatul Qadar adalah salah satu dari keajaiban Ramadhan yang selalu dinanti. 

Terdapat beberapa amalan di bulan Ramadhan yang sangat dianjurkan selain kewajiban puasa Ramadhan dan sholat tarawih atau sholat witir, yakni berdoa. Allah dan Rasul sangat menganjurkan kita untuk memperbanyak doa, terutama pada bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada sesuatu yang paling mulia di sisi Allah daripada doa”. [Sunan At-Tirmidzi, bab Do’a 12/263, Sunan Ibnu Majah, bab Do’a 2/341 No. 3874. Musnad Ahmad 2/362]. 

Allah berfirman, “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu“. (Q. S. Al-Hujurat : 13) 

Allah SWT kembali berfirman, “Siapa yang memperkenankan [doa] orang yang mengalami kesulitan dan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu sebagai khalifah di bumi?. Apakah di samping Allah SWT ada Tuhan [yang lain]?, amat sedikitlah kamu mengingat-Nya”. (Q. S. An Naml: 62). 

Tapi pada waktu apa saja di bulan Ramadhan yang sangat mustajab untuk berdoa? Berikut adalah 10 wakti paling mustajab untuk berdoa di bulan Ramadhan: 


1. Saat sahur 

Allah SWT berfirman: 


وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُون 


“Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan” (QS. Adz Dzariyat: 18) 


2. Sepanjang ia berpuasa 

Sebagaimana sabda Rasulullah: 


ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ 


“Ada tiga golongan yang doa mereka tidak ditolak: (1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, (2) imam yang adil dan (3) doa orang yang dizalimi.” (HR Tirmidzi) 


3. Saat berbuka 


سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ 


“Sesungguhnya orang yang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak pada saat berbuka.” (HR Ibnu Majah) 


كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ 


وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّه 


“Jika Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam berbuka, ia berdoa: Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah(Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat dan semoga ganjaran didapatkan, insya Allah).” (HR Abu Dawud ). 

4. Saat pertengahan malam 

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman : “Orang yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni.” (H.R. Bukhari, Muslim) 


5. Saat malam lailatul qadar 

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang paling istimewa, maka dari itu disembunyikan pada 10 malam terakhir. 


لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ 

Artinya: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”(Q.S. AL-Qadr : 3 ) 


تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ 

Artinya: “Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan..”(Q.S. AL-Qadr : 4 ) 


سَلَٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ 

Artinya: “Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar..”(Q.S. AL-Qadr : 5 ) 


“Aku bertanya kepada Rasulullah : Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda : “Berdoalah, Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Artinya : ‘Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku.” (H.R. Tirmidzi, Ibnu Majah) 

6. Saat adzan berkumandang 

Rasulullah SAW bersabda: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang.” (H.R. Abu Daud) 

7. Diantara adzan dan iqamah 

Bukan hanya mustajab saat adzan berkumandang, doa juga akan dikabulkan di waktu antara adzan dan iqamah. Sebagaimana sabda Rasul: “Doa diantara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (H.R. Tirmidzi) 

8. Hari Jumat 

Hari Jumat merupakan hari yang istimewa, apalagi di bulan Ramadhan. Rasulullah bersabda,“Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” (Riwayat Muslim) 

Dan berdoa merupakan salah satu amalan baik di hari Jumat. Sebagaimana sabda Rasul: “Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.” (H.R. Bukhari, Muslim) 

namun terdapat beberapa perbedaan pendapat mengenai waktu pastinya. 
“Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum’at selesai.” (H.R. Muslim).Pendapat ini diikuti oleh Imam Muslim, An-Nawawi, Al-Qurthubi, Ibnul Arabi dan Al-Baihaqi. 
“Dalam 12 jam hari Jum’at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah SWT pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar.” (H.R. Abu Daud). Pendapat ini dipilih oleh At Tirmidzi, dan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah. Pendapat ini juga yang lebih masyhur dikalangan para ulama. 

9. Ketika sujud dalam sholat 

Rasululah SAW bersabda: “Seorang hamba yang berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (H.R. Muslim) 

10. Di hari Rabu di antara Dzuhur dan Ashar 

Dalam sebuah riwayat dari Jabir bin Abdillah r.a. : “Nabi SAW berdoa di Masjid Al-Fath 3 kali, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir : “Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa,dan saya mendapati dikabulkannya doa saya.” 

Dan dalam riwayat lain disebutkan : “Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Dhuhur dan Ashar.” (H.R. Ahmad) 

Itulah 10 waktu dimana doa akan dikabulkan di bulan Ramadhan. 

Rasulullah SAW bersabda, “Tiap Muslim di muka bumi yang memohonkan suatu permohonan kepada Allah, pastilah permohonannya itu dikabulkan Allah, atau dijauhkan Allah daripadanya sesuatu kejahatan, selama ia mendoakan sesuatu yang tidak membawa kepada dosa atau memutuskan kasih sayang.” (HR Al-Thurmudzî). 

Maka manfaatkanlah bulan Ramadhan yang penuh berkah ini sebagai ajang mencari pahala sebanyak-banyaknya dan berdoa sesering mungkin terutama doa agar keinginan tercapai karena di bulan Ramadhan ini banyak waktu terkabulnya doa.

sumber : https://dalamislam.com/hukum-islam/hukum-ceramah-di-bulan-ramadhan



Materi Terkait:



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel