Perkembangan Islam di Rumania

Perkembangan Islam di Rumania

- Rumania merupakan sebuah negara yang terletak di Eropa Tengah dan Tenggara, di bagian utara Semenanjung Balkan dan berbatasan dengan Laut Hitam. Rumania merupakan negara dengan wilayah terluas ke-9 dan penduduk terbesar ke-7 di Uni Eropa. Namun bukan itu yang akan kita bahas, melainkan soal jejak peradaban Islam bisa ditemui di Rumania.

Islam masuk di Rumania, pertama kali dari kota­kota di pesisir Laut Hitam. Northern Dobruja, provinsi yang berada di pinggiran Laut Hitam. Pada zaman dahulu kawasan ini merupakan wilayah kekuasaan Kesultanan Turki Ustmaniyah selama 500 tahun.

Saat ini, penganut Islam di Rumania sebagian besar berasal dari etnis Tatar dan Turki. Islam merupakan salah satu dari 16 kepercayaan yang diakui secara resmi oleh pemerintah Rumania. Umat islam di Rumania dipimpin oleh seorang Mufti yang berkedudukan di Constanta.

Wilayah Dobruja sekarang terbagi atas Dobruja Utara yang menjadi bagian dari Rumania, dan Dobruja Selatan yang masuk ke dalam wilayah Bulgaria. Selain Constanţa, ada juga Tulcea, Medgidia dan Mangalia merupakan kota utama di Dobruja, Rumania. Jumlah muslim di Rumania hanya 0.3 % dari populasi.

Dobruja dikuasai pertama kali oleh Sultan Bayezid I (1389-1402) yang merebut Inisala dan Isaccea. Kekalahan Bayezid I dari Timur Lenk pada tahun 1402 di Ankara, dimanfaatkan oleh Mircea, pangeran Wallachia, yang merupakan bapak dari Vlad II Dracul sekaligus kakek dari Vlad Tepes (terkenal sebagai Vlad III Dracula) untuk mengambil alih Dobruja pada tahun 1404.

Namun tidak berapa lama Dobruja diambil alih kembali oleh Kesultanan Turki Ustmaniyah di bawah pimpinan Sultan Mehmet I antara tahun 1419-1420. Dominasi muslimin di Dobruja dilanjutkan pada zaman Sultan Bayezid II (1481-1512) pada tahun 1484 dengan menaklukan benteng Chilia dan Cetatea Alba. Sebagai hasilnya, wilayah Dobruja masuk dalam wilayah kekuasaan Turki Ustmaniyah sampai tahun 1877, ketika terjadi perang Rusia-Ustmaniyah.

Dalam sejarah, rombongan muslim pertama di era kesultanan Turki Ustmaniyah berasal dari Anatolia. Grup terdiri dari 10-12.000 muslim Turki Anatolia dipimpin oleh Sari Saltuk dan masuk ke Dobruja pada tahun 1263-1264. Pengembara muslim terkenal Ibnu Batutah (1334) mengabarkan bukti dokumentari pertama mengenai keberadaan penduduk Tartar yang tinggal di wilayah ini.

Suku Tartar yang tinggal di wilayah ini adalah bagian dari imperium Golden Horde, diperkirakan pada masa pemimpin Tartar Noghai (1280-1310), yang memimpin bagian utara Peninsula Balkan sampai dengan Dobruja. Pada zaman Sultan Bayezid I, suku Tartar juga berimigrasi ke wilayah Babadag.

Peradaban Islam dapat dilihat di Rumania dengan ditemukan setidaknya 80 masjid dengan usia rata-rata di atas 75 tahun. Dintaranya masjid Geamia Hunchiar di Kota Constanta yang dibangun oleh Turki Ustmaniyah dan masjid Carol I representasi hubungan baik pemerintah Rumania dengan komunitas muslim di negara itu.

Sumber: ppp




Materi Terkait:



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel