BIOGRAFI MATEMATIKAWAN (AL-BATTANI)

BIOGRAFI MATEMATIKAWAN (AL-BATTANI)


Lahir sekitar tahun 850-923 di Harran dekat urfa.
Nama lengkap: Abū ʿAbdullāh Muḥammad ibn Jābir ibn Sinān ar-Raqqī al-Ḥarrani aṣ-Ṣabiʾ al-Battānī 

PENEMUAN DALAM BIDANG ASTRONOMI
Al-battani menentukan tentang penentuan tahun matahari yang lebih akurat yaitu:
- sebagai 365 hari 
- 5 jam
- 46 menit 
- 24 detik. 

PENEMUAN DALAM BIDANG MATEMATIKA
Al Battani juga menemukan sejumlah persamaan:
1.Persamaan trigonometri 
2.emecahkan persamaan sin x = a cos x 
3. menggunakan gagasan Al-Marwazi tentang tangen dalam mengembangkan persamaan-persamaan untuk menghitung tangen, cotangen dan menyusun tabel perhitungan tangen. 

KISAH PERJALANAN AL-BATTANI
Al Battani lahir di Battan, Harran, Suriah pada sekitar 858 M. Keluarganya merupakan penganut sekte Sabbian yang melakukan ritual penyembahan terhadap bintang. Namun ia tak mengikuti jejak langkah nenek moyangnya, ia lebih memilih memeluk Islam. Ketertarikannya dengan benda-benda yang ada di langit membuat Al Battani kemudian menekuni astronomi. Secara informal ia mendapatkan pendidikan dari ayahnya yang juga seorang ilmuwan, Jabir Ibn San’an Al-Battani. Keyakinan ini menguat dengan adanya bukti kemampuan Al Battani membuat dan menggunakan sejumlah perangkat alat astronomi seperti yang dilakukan ayahnya. 

Al-battani meninggalkan Harran menuju Raqqa
Di kota inilah ia melakukan beragam penelitian hingga ia menemukan berbagai penemuan cemerlangnya. Pada saat itu, Raqqa menjadi terkenal dan mencapai kemakmuran.
Ini disebabkan karena kalifah Harun Al Rashid, khalifah kelima dalam dinasti Abbasiyah, pada 14 September 786 membangun sejumlah istana di kota tersebut. Ini merupakan penghargaan atas sejumlah penemuan yang dihasilkan oleh penelitian yang dilakukan Al Battani

PENEMUAN LAIN AL-BATTANI
- Al Batani juga berhasil mengubah sistem perhitungan sebelumnya yang membagi satu hari ke dalam 60 bagian (jam) menjadi 12 bagian (12 jam), dan setelah ditambah 12 jam waktu malam sehingga berjumlah 24 jam.
- Sudut kemiringan bumi terhadap matahari saat berotasi yaitu sebesar 23o35`.
- Bahkan lamanya bumi berevolusi terhadap matahari, sebanyak 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik. 




Materi Terkait:



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel