Cara Melepas dan Membersihkan Cylinder Head

Cara Melepas dan Membersihkan Cylinder Head

Melepas Cylinder head 
Prosedur yang digunakan untuk melepas Cylinder head adalah tergantung dari tipe engine yang akan dikerjakan. Prosedur melepas cylinder head tipe OHC adalah lebih rumit dibandingkan dengan cylinder head tipe engine OHV. 
Buku Manual Bengkel menyediakan informasi dan spesifikasi yang diperlukan untuk langkah-langkah kerja. 
Sebelum melepas cylinder head terlebih dahulu kuasai prosedur dan keselamatan kerja selalu dilepaskan Batere untuk mencegah kecelakaan anda maupun kerusakan system kelistrikan. 
Menyakinkan bahwa air pendingin tidak bertekanan lagi, sebelum melepas selang radiator dan komponen lainnya, hal ini agar anda terhindar dari kecelakaan. 

Selalu menggunakan alat yang sesuai dan tepat untuk melepas komponen-komponen agar Anda terhindar dari kecelakaan juga kerusakan pada komponen. 
Pada engine dengan Elektronik Fuel Injection (EFI) selalu melepaskan saluran bahan-bahan bertekanan guna mencegah kecelakaan dan timbulnya kebakaran. 
Bilamana melepas cylinder head, yakinkan bahwa rem parkir sedang bekerja. Hal ini penting, sebab apabila cylinder head di buka dan engine kehilangan kompressi, dan jika rem parkir tidak bekerja, maka kemungkinan kendaraan akan dapat maju/mundur. 

Melepas 
Baca buku manual bengkel untuk menguasai prosedur yang benar sebelum melepas cylinder head. Berikut ini adalah hal yang umum melepas cylinder head jenis engine OHC. 
Yakinkan kendaraan berada pada posisi datar dengan rem parkir bekerja dan roda diganjal, hal ini agar kendaraan tidak maju/mundur dan mengakibatkan kecelakaan ataupun kerusakan. 

Metoda Melepas 

Melepaskan Batere agar tidak ada aliran listrik ke system pengapian dan menghindari kerusakan pada komponen elektronikMelepaskan saringan udara/salurannya, dan periksalah komponen ini dari kerusakan atau kontaminasi.Membuang air pendingin ke dalam wadah penampung selanjutnya lepaskan semua selang-selang (radiator, by-pass dan heater). Periksalah kondisi air pendingin dan kontaminasi.Melepaskan unit distributor beserta tutup dan kabel pengapian, lepaskan seluruh sambungan-sambungan kelistrikan dan beri tanda untuk memudahkan memasang kembali.Melepaskan aliran bahan bakar dan kabel gas. Pipa penyalur bahan bakar jangan sampai bengkok selama proses melepas (aliran bahan bakar di beri tanda untuk memudahkan pemasangan kembali).Melepaskan pipa knalpot dari exhaust manifold, lepaskan manifold apabila diperlukan (periksa kondisi stud manifold)Melapaskan tutup rocker arm (periksa bagian dalam tutup dari emulsi oli).Memutar engine hingga silinder no. 1 berada pada titik mati atas (TMA) yakinkan dengan memeriksa tanda timing pada roda gigiMelepaskan penegang setelan sabuk/rantai timing selanjutnya lepaskan roda gigi penggerak camshaft.Membuka baut-baut pengikat cylinder head secara bertahap dan bearlawanan, dan yakinkan bahwa dalam membuka baut-baut tersebut, dalam urutan yang benar. Ada juga dengan membuka baut-baut pengikat cylinder head sekaligus terlepas camshaft dan rocker arms.Setelah seluruh baut-baut terlepas, perhatikan hal-hal lain yang mungkin menghambat pengangkatan cylinder head dari blok silinder. PERHATIAN ! Jangan mendongkel permukaan cylinder head terhadap blok silinder. Peganglah cylinder head dengan benar saat mengangkat, agar anda terhindar dari kecelakaan maupun kerusakan permukaan cylinder headSetelah cylinder head di lepas, maka tempatkanlah dengan hati-hati dan benar di atas meja kerja. Apabila camshaft masih dalam keadaan terpasang, maka yakinkan katup tidak menonjol keluar dari ruang bakar. Katup akan kemungkinan dapat rusak akibat hal ini.Perhatikan Gambar 2, yang memperlihatkan uraian komponen blok silinder dan cylinder head pada salah satu tipe engine. 

 

Gambar 1 : Uraian Blok Silinder

Membersihkan dan Melepas Cylinder head Cylinder head seharusnya diperiksa terlebih dahulu sebelum dibersihkan. Periksa terhadap Lumpur oli, aliran air pendingin, kebocoran oli, erosi dan korosi. 
Setelah anda memeriksa dan menilai cylinder head, tempatkanlah pada sepasang penyanggah khusus dan lepaskan camshaft apabila memungkinkan. Retaining pendukung camshaft dan bantalannya agar disimpan secara berurutan. 
Setelah melepas camshaft, maka pegas katup harus ditekan, guna melepas pengunci katup. Pengunci akan secara bersamaan dijamin dengan retainer pegas katup. Tap dari retainer dengan palu akan menyebabkan seal antara rollet dengan retainer menjadi pecah. 

Setelah dipukul dengan palu, selanjutnya dengan menggunakan alat penekan pegas katup, tekanlah pegas katup, sehingga pengunci dapat dilepaskan. 
Apabila pengunci dan komponen lainnya dilepaskan, tempatkanlah pada wadah yang telah tersedia. 
Setelah semua pegas aktup sudah dilepas lanjutkanlah melepas katup-katup dan tempatkan secara berurutan. Metoda yang umum dalam menyimpan katup-katup adalah dengan cara memasukan batang katup pada suatu plat yang telah berlubang (dibor) sehingga akan memudahkan penyimpanan dan penandaan/penomoran. 

Apabila katup sulit dikeluarkan dari penghantar maka ujung batang katup mungkin perlu dikikir dengan kikir halus untuk membuang bekas tumbukan rocker arm. 
Apabila perlu alur pengunci juga dibersihkan dari kotoran. 
Membersihkan cylinder head dengan cairan pembersih untuk menghilangkan bekas gasket atau karbon yang menempel. 
Pada permukaan cylinder head, dan dalam hal ini harus hati-hati agat tidak terjadi kerusakan permukaan cylinder head, khususnya cylinder head yang terbuat dari aluminium sangat mudah tergores. 

Karbon dibersihkan dari ruang bakar dan saluran dengan menggunakan sikat kawat halus yang dipasang pada bor tangan. (PERHATIAN : JANGAN MEMASANG SIKAT KAWAT HALUS PADA GERINDA DUDUKAN, KARENA AKAN LEPAS. SELALU GUNAKAN PAKAIAN PELINDUNG DAN KACA MATA PADA SAAT ANDA MENGGUNAKAN SIKAT KAWAT HALUS). Metoda lain yang umum digunakan membersihkan karbon adalah dengan menggunakan bead blaster, namun kemungkinan cylinder head membutuhkan perataan permukaan. 
Setelah cylinder head selesai dibersihkan, maka dilanjutkan memeriksa kerataan, kertakan, korosi dan Erosi. 
 

Gambar 2 : Sikat Kawat Halus

 

 

Gambar 3 : Membersihkan Dengan Sekrap

 

Perhatikan Gambar 2 dan 3, yang memperlihatkan membersihkan dengan menggunakan kawat halus dan sekrap. 




Materi Terkait:



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel